LAMPUNG BARAT- Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Barat melaksanakan audiensi dengan Bupati Lampung Barat. Audensi yang digelar di rumah dinas bupati tersebut, dalam rangka memperkuat sinergitas antara Kemenhaj dan Pemkab kabupaten setempat, Senin (12/10/26).
Dikesempatan itu, Kepala Kantor Kemenhaj Lambar, Hj. Linda Susilawati, S.Ag., M.Ag, didampingi Kasubbag Tata Usaha, Rahmat, S.Pd.I., serta Kasi Bina Haji dan Umrah, Sri Dyah Wulandari, S.E. disambut langsung oleh Bupati Lampung Barat beserta jajaran.
Linda Susilawati mengatakan, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara Kemenhaj Lampung Barat dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat seiring dengan terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian baru yang berfokus pada penyelenggaraan, pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji.
“Keberadaan Kantor Kemenhaj Lampung Barat yang berkantor di kawasan Sekuting Terpadu, Liwa, diharapkan semakin memperkuat pelayanan haji di daerah melalui koordinasi yang terarah dan kerja sama lintas sektor,” jelas Kepala Kantor Kemenhaj Lambar.
Lebih jauh Linda mengatakan, sinergi antara Kemenhaj dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dinilai penting dalam mendukung pengawasan, pemantauan, serta perlindungan jemaah haji. Melalui koordinasi yang baik, berbagai kebutuhan dan tantangan dalam penyelenggaraan ibadah haji diharapkan dapat ditangani secara lebih optimal, dengan tetap memperhatikan tugas dan kewenangan masing-masing instansi.
Dalam audiensi itu, selain membahas penguatan pelayanan haji, juga menyoroti tindak lanjut Surat Edaran Bersama terkait sinergi pelayanan jemaah haji, yang sebelumnya menjadi agenda pertemuan melalui Zoom bersama Kementerian Dalam Negeri pada Jumat, 9 Oktober 2026 pekan lalu.
Linda juga menambahkan, pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pelayanan jemaah haji yang lebih terpadu. Sebagai tindak lanjut, direncanakan adanya penyusunan dan pembahasan nota kesepahaman atau MoU antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Kemenhaj Lampung Barat.
“Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan koordinasi yang lebih konkret dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan haji, sesuai dengan ketentuan dan kewenangan masing-masing pihak,” ujar Linda Susilawati.
Melalui rencana kerja sama tersebut, berbagai bentuk kolaborasi diharapkan dapat dikembangkan, mulai dari penguatan koordinasi data dan informasi, dukungan terhadap kebutuhan pelayanan jemaah, peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, hingga penyelarasan program yang berkaitan dengan kesiapan dan perlindungan jemaah haji.
“Dengan demikian, pelayanan haji tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Pemda Lampung Barat diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis Kemenhaj dalam mewujudkan pelayanan haji yang profesional, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat”, tukas Linda. (*)










Komentar