Direncakan Festival Maway Kopi Akan Warnai Rangkaian Festival Skala Brak Tahun 2026

Lampung Barat – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menggagas festival berbasis tradisi petani bertajuk maway kopi atau penjemuran kopi yang akan digelar bertepatan dengan musim panen raya pada pertengahan 2026.

Yuda Setiawan,Kepala Disbunak Lampung Barat, menjelaskan, konsep tersebut masih dalam tahap pematangan dan telah dikomunikasikan lintas sektor untuk dibahas lebih lanjut pada akhir April 2026.

“Sudah di komunikasikan, rencananya akan dibahas dalam rapat akhir bulan ini. Momentum panen raya Juli nanti akan menjadi pusat kegiatan,” ungkap Yuda, diruang kerjanya Rabu (15/04/26).

Kadis Disbunak menambahkan, maway kopi merupakan istilah lokal yang berarti menjemur biji kopi setelah melalui proses awal pengolahan.

Aktivitas ini menjadi tahapan penting dalam menentukan kualitas kopi dan selama ini telah menjadi rutinitas petani setiap musim panen.

Tradisi tersebut dipilih sebagai konsep utama karena paling dekat dengan kehidupan masyarakat serta memiliki nilai budaya yang kuat.

“Tanpa festival pun masyarakat sudah melakukan itu, kami ingin mengemasnya agar menjadi kegiatan yang memiliki nilai tambah,”  tutur Yuda.

Yuda memastikan, festival tidak hanya menampilkan proses penjemuran kopi, tetapi juga rangkaian kegiatan lain, mulai dari penggilingan biji kopi sebelum dijemur hingga pengolahan lanjutan setelah kering.

Selain itu, kegiatan juga akan diisi dengan agenda kebersamaan, seperti minum kopi bersama yang melibatkan masyarakat luas.

Karena itu, petani, tokoh adat, komunitas, hingga generasi muda akan dilibatkan secara langsung dalam setiap rangkaian kegiatan.

“Ini benar-benar kegiatan yang sudah ada di masyarakat, tinggal kita rangkai menjadi event yang menarik,” ujarnya.

Kegiatan maway kopi ini,  direncanakan menjadi bagian dari rangkaian Festival Sekala Brak sebagai agenda budaya unggulan daerah. Integrasi ini diharapkan mampu memperkuat promosi kopi sekaligus budaya Lampung Barat.

BACA JUGA:  Pembangunan Irigasi Belum Optimal, Sebabkan Produktivitas Padi Di Lampung Barat Menurun

Sekedai diketahui, pelaksanaan perdana dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 di Kecamatan Batu Brak, bertepatan dengan puncak panen kopi tahun 2026. (*)

banner 336x280

Komentar