Terkait Isu Penipuan Program Revitalisasi Sekolah Disdikbud Lampung Barat Panggil 46 Kepala Sekolah

Lampung Barat – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Barat memanggil 46 kepala sekolah dasar dan taman kanak-kanak untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan penipuan yang mengatasnamakan program bantuan dana revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat. Pertemuan berlangsung di Lamban Pancasila, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Kamis (13/11/25).

Kepala Disdikbud Lampung Barat, Tati Sulastri, mengatakan pertemuan dilakukan untuk menindaklanjuti laporan dari sejumlah kepala sekolah yang mengaku dihubungi oleh oknum yang menawarkan bantuan dengan iming-iming dana besar.

“Pemanggilan ini bukan pemeriksaan hukum, tetapi pembinaan dan klarifikasi. Kami ingin memastikan seluruh kepala sekolah memahami situasi yang terjadi dan tidak menjadi korban penipuan,” jelas Tati kepada wartawan.

Lebih jauh Tati menerangkan, dugaan penipuan itu bermula dari adanya oknum yang menghubungi kepala sekolah dengan mengaku sebagai perwakilan dari kementerian. Oknum tersebut menjanjikan bantuan dana revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat dan meminta sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi.

“Beberapa kepala sekolah sempat percaya karena pihak yang menghubungi membawa nama kementerian. Setelah kami cek, nama yang bersangkutan tidak terdaftar di data kepegawaian kementerian mana pun,” ungkap Tati.

Kadisdikbud juga menegaskan, pemerintah daerah tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apa pun terkait pengajuan maupun pencairan bantuan pendidikan. Semua proses resmi dilakukan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Disdikbud masing-masing daerah.

“Jika ada yang mengatasnamakan dinas atau lembaga resmi lalu meminta uang, itu jelas penipuan. Kami sudah mengingatkan kepala sekolah agar tidak mudah percaya dan segera melapor jika mendapat tawaran serupa,” tegasnya.

Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk pembinaan dan penguatan integritas aparatur pendidikan. Disdikbud memberikan panduan kepada kepala sekolah tentang cara memverifikasi informasi resmi dari pemerintah, termasuk melalui situs kementerian, Dapodik, dan surat pemberitahuan yang sah.

BACA JUGA:  Parosil Mabsus Melepas 311 Calon Jamaah Haji Asal Lampung Barat

“Kami ingin kepala sekolah di Lampung Barat lebih waspada dan selektif. Jangan sampai niat baik memajukan sekolah dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab,” tururTati.

Tapi juga menghimbau, kepada seluruh Kepala Sekolah segera laporkan jika ada yang menghubungi dengan janji bantuan tak jelas. Jangan simpan sendiri supaya bisa segera di tindaklanjuti.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat telah melaporkan dugaan penipuan itu kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti. “Laporan sudah kami sampaikan dan saat ini sedang diproses. Mudah-mudahan segera ada titik terang. Kasus ini menjadi pembelajaran bagi seluruh kepala sekolah di Lampung Barat agar lebih berhati-hati dalam menyikapi tawaran program bantuan yang belum jelas sumbernya. Pungkas Kadisdikbud. (*)

banner 336x280

Komentar