Keluhkan Antrian Panjang, Masyarakat Minta Pemkab dan Polres Evaluasi SPBU Liwa

LAMPUNG BARAT- Antrian panjang di SPBU 34.345.15 yang terletak di Balik Bukit Lampung Barat, telah berlangsung lama. Kondisi itu semakin parah, sejak adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax beberapa waktu lalu.

Berdasar dari pantauan di lapangan, setiap hari antrian kendaraan roda empat yang ingin mengisi BBM jenis pertalite mengular sangat panjang dan diperkirakan 500 Meter dari titik SPBU. Selain itu, kendaraan besar seperti Truck dan L300 juga antrian BBM jenis Solar. Bahkan, kendaraan roda dua juga harus mengantri.

Mer, salah pengendara roda empat mengeluhkan antrian panjang untuk mendapatkan BBM jenis pertalite. Dia juga mengatakan, antrian ini sangat menghambat aktifitas kerena harus antrian berjam-jam.

“Untuk mendapatkan BBM subsidi jenis Pertalite sangat susah, dan menyita waktu. Kalau beli di eceran sangat mahal selisih Rp.3.000, dari harga di SPBU dengan harga Rp10.000 per/liter, sedangkan di pengecer harganya lebih mahal tembus 13.000 sampai 14.000,” keluhnya.

Mer berharap, kedepan-nya antrian ini dapat diantisipasi oleh pihak SPBU. Sebab, bahan bakar minyak jenis pertalite salah satu kebutuhan untuk mendukung transportasi masyarakat.

“Kami berharap adanya penertiban, baik dari Pemkab melalui Dinas terkait maupun dari aparat kepolisian, untuk memberikan solusi. Pasalnya, antrian pada SPBU Liwa ini cukup parah dibandingkan dengan SPBU di tempat lain,” ucapnya.

Sampai berita ini disiarkan, pengawas SPBU 34.345.15 Balik Bukit, belum bisa dikonfirmasi. Sebab, saat awak media mengunjungi kantornya, Dedi (pengurus SPBU) sedang tidak berada ditempat, selain itu, awak media mencoba komonikasi via ponselnya meskipun aktif tidak menjawab. Pesan WhatsApp juga tidak ada balasan. (*)

banner 336x280
BACA JUGA:  Wakili Pemkab Lampung Barat Wakil Bupati Hadiri Penganugerahan Indeks Kualitas Kebijakan Tahun 2025

Komentar